Digital Printing

Masa digital buat hoby menulis makin tumbuh subur. Saat ini terdapat beberapa media untuk ” menunjukkan ” karya catat seorang. Situs (blog) serta status sosial media yaitu fasilitas digital paling umum untuk menyalurkan hoby menulis. Meski begitu, hasilkan buku masih tetap jadi lambang kebanggaan.

Sayangnya tidak semuanya naskah dapat lolos seleksi ketat penerbit. Menerbitkan buku masih tetap hanya mimpi untuk beberapa besar orang. Self-publishing memanglah jadi satu jalan keluar untuk menerbitkan buku yang tidak lolos seleksi, tetapi beberapa orang masih tetap sangsi mengambil langkah karna terbayang cost bikin yang begitu mahal. Tidak banyak yang tahu alternatif bikin murah serta gampang lewat jasa bikin digital, atau lebih di kenal jadi PoD (Print on Permintaan).

Nah, jasa PoD ini telah lama ada di Palmerah. Awalannya PoD Gramedia Printing diperuntukkan seutuhnya untuk mensupport penerbit yang memerlukan dummy atau contoh bikin serta penambahan oplah karna minimnya stock di toko buku. Mulai th. 2014 Gramedia–Digital Printing mulai buka diri untuk sediakan jasa bikin untuk pihak luar terkecuali untuk penuhi keinginan Gramedia atau offset.

Bila dulu order bikin 100% datang dari offset, saat ini nyaris 50% pesanan datang dari luar, baik individu ataupun perusahaan. Tak ada minimal order untuk PoD, bikin satu eksemplar juga dilayani. Oleh karena itu penulis yang mempunyai keperluan bikin buku dalam jumlah terbatas dapat memperhitungkan PoD.

Masalah harga, biaya jasa Gramedia–Digital Printing dapat disebut begitu terjangkau. Untuk bikin buku ukuran novel dengan spesifikasi standard, ongkosnya lebih kurang 20. 000 rupiah. Harga dapat lebih mahal bila spesifikasinya lebih tinggi. Berikut argumen mengapa PoD tawarkan jalan keluar bikin murah untuk penulis yang memerlukan cetakan buku dalam jumlah sedikit.

Biaya PoD dapat lebih murah dari pada bikin offset karna memakai tehnologi bikin digital hingga akhirnya lebih pendek di banding bikin offset yang perlu memakai pelat. Tetapi masalah kwalitas bikin, menurut Print on Permintaan Manager Karyadi Karsono, hasil bikin digital nyaris sama dengan bikin offset.

Cetakan digital sendiri juga lebih unggul dalam soal berikan contoh bikin yang lebih real, sesuai sama media kertas yang memanglah juga akan dipakai. Sistem yang lebih cepat juga buat bikin digital memberi jalan keluar paling baik untuk keperluan bikin yang berbentuk mendesak. Jadi contoh, digital printing cuma perlu saat maksimum tiga hari untuk bikin 700 eksemplar buku.

Harga bikin yang murah serta sistem bikin yang cukup kilat ini buat banyak pengarang besar serta pesohor melirik Gramedia–Digital Printing jadi fasilitas untuk menerbitkan buku mereka dalam jumlah terbatas manfaat diberikan pada kelompok terbatas. Tetapi tidak cuma argumen gampang serta murah saja yang buat mereka ikhlas ke Palmerah Selatan. Merk Gramedia telah diakui teruji dengan kwalitas. Mereka juga yakin Gramedia–Digital Printing dapat melindungi data mereka tetaplah aman. Rasa senang pada service Gramedia–Digital Printing buat mereka tidak malas kembali memakai jasa PoD.

Tidak Hanya Bikin buku
Dari demikian banyak faedah yang di tawarkan oleh Gramedia–Digital Printing, ada satu pekerjaan tempat tinggal yang tersisa serta masih tetap dikerjakan dengan oleh deretan manajemen. Nama Gramedia yang demikian lekat dengan toko buku buat beberapa orang menganggap Gramedia–Digital Printing cuma melayani jasa bikin buku. Walau sebenarnya unit ini melayani semua type bikin di media kertas dalam ukuran tidak lebih dari 33 x 48 cm (ukuran kertas A3).

Sesungguhnya untuk cetak kartu simpel seperti undangan, brosur, poster, sampai kalender serta foto book, Gramedia-Digital Printing dapat melayaninya. Gramedia–Digital Printing juga melayani keperluan personal seperti bikin photo, undangan pernikahan atau ulang th., kalender personal, bahkan juga foto wedding book yang elegan dengan sampul beledu. Harga basic yang di tawarkan juga cukup berkompetisi dengan bikin digital beda, yakni 5. 000 rupiah/lembar A3 untuk bikin warna serta 600 rupiah/lembar A3 untuk bikin hitam putih.

Satu faedah yang di tawarkan bikin digital yg tidak dapat dipenuhi offset yaitu variable data print, yakni bikin dalam jumlah spesifik dengan penambahan detil khusus yang tidak sama di tiap-tiap item. Ini menjawab keperluan bikin yang lebih personal.

Dibukanya counter PoD ” Expressa ” di lobi Gedung Kompas Gramedia Palmerah Barat adalah satu diantara usaha Gramedia–Digital Printing untuk makin memperkenalkan service bikin digital untuk keperluan individu.

Masa digital memanglah membawa kecemasan tergerusnya pasar buku bikin. Tetapi, PoD dapat menjembatani keperluan personal buku fisik untuk pencinta teks digital. Bikin digital buat ceruk pasar sendiri diantara ebook serta buku bikin.

Dari bagian industri, PoD serta offset juga sama-sama mensupport. Paduan keduanya tawarkan alternatif jalan keluar untuk gosip inventori penerbit. PoD bisa mensupport offset untuk penuhi bikin sesuai sama keperluan hingga meminimalisir buangan karena keunggulan stock maupun loss sale karena kekurangan stock. Sudah pasti, rencana yang masak serta komunikasi maksimal dalam suplai chain butuh dibicarakan dengan oleh penerbit serta percetakan untuk wujudkan jalan keluar ini.

Nah, supaya dapat lebih jauh mengetahui jasa ini, terlebih apabila memanglah ada keperluan cetak suatu hal untuk kepentingan pribadi, mari singgah ke kantor Gramedia–Digital Printing di Palmerah Selatan. Beberapa petugas yang ramah siap berikan jalan keluar untuk bermacam kepentingan barang cetakan kita.