Menjadi arsitek mungkin terlihat keren. Sudah jadi pandangan umum kalau arsitek merupakan pekerjaan yang elit, seperti pengacara atau dokter. Orang bilang, cuma bikin gambar rumah doang bayarannya bisa sangat mahal. Bisa sampai jutaan. Benarkah demikian?

Karena predikat pekerjaan arsitek yang cukup mentereng, biasanya mahasiswa arsitek juga sangat percaya diri ketika hendak melakukan pedekate sama mahasiswa jurusan lain.

“Aku anak arsitek lho, masa depan cerah.” Gitu katanya. Tapi benarkah demikian???

Tapi banyak yang bilang juga kuliah arsitek itu tidak mudah. Maksudnya gini. Mahasiswa arsitek bisanya banyak sekali tugas. Jika kalian pernah tinggal satu kos-kosan sama anak mahasiswa arsitek maka gayanya biasanya kelihatan. Mereka biasa begadang. Mengerjakan tugas sampai tengah malam bahkan pagi. Kemana-mana sering bawa gulungan kerja ala ninja samurai. Paling doyan ngopi karena kebiasaan lembur sambil ngopi. Benarkah demikian?

Kemudian jika kalian bergaul dengan para mantan pacar mahasiswa arsitek, kebanyakan alasan mereka putus karena anak arsitek itu orangnya jutek. Hah.. masak sih?? Iya. Alasannya karena mereka tidak punya banyak waktu untuk ngedate. Jadinya kalau pacaran biasanya jarang ketemu. Baru ketemu bentar sudah minta balik karena harus nyelesaikan tugas. Aduuhhh.. separah itukah?? Benarkan demikian???

Ada lagi yang menjadi ciri khas anak arsitek : mereka kebanyakan kuliahnya lama alias gak lulus-lulus!! Masak sih? Benarkah semua mahasiswa arsitek seperti itu? Kayaknya nggak deh. …

Ya nggak semua ding. Tetap saja ada anak yang lulusnya cepet alias tepat waktu sesuai dengan jatah semester yang ditentukan oleh universitas. Tapi tetap saja kalau dia S1 nggak ada yang namanya anak arsitek bisa lulus 4 tahun seperti anak ekonomi, karena untuk mata kuliah Studio Perancangan saja mereka harus menjalaninya hingga  semester 4 alias Studio Perancangan 8. Jadi kalau memang bener-bener cepat, paling tidak akan dia akan lulus lebih dari 4 tahun alias 5 tahun. Tapi lebih banyak yang lulusnya minimal 6 tahun. he he he… Masak sih??? Beneran seperti itu???

Beberapa pertanyaan diatas hanya bisa dijawab sama mahasiswa arsitektur sendiri. Iya nggak sih?? Tapi paling tidak dari sini kamu bisa mendapatkan gambaran tentang seperti apakah kehidupan  mahasiswa arsitektur itu; yang konon katanya ketika sudah bekerja nanti mereka tergolong dalam orang yang sukses dalam karirnya… Ahh benarkah demikian???